Memang pemerintah kemarin tidak jadi
menaikkan bahan bakar bensin bersubsidi, Premium. Tapi dampak yang terjadi
sebelum berita kenaikan bahan bakar ini sudah cukup banyak terjadi, baik di
sektor kebutuhan bahan pokok hingga berbagai suku cadang kendaraan.
Dampak ini sepertinya tidak hanya
dirasakan khususnya masyarakat menengah ke bawah tapi juga mereka yang bisa
dikatakan memiliki penghasilan di atas rata-rata. Tapi entah mengapa mereka
sering kali merasa miskin dan tidak sanggup membeli bahan bakar sesuai standar
kendaraan mewah.
Pasalnya, harga bensin non-subsidi
pertamax kini yang kian melambung mencapai dan saat ini sudah mencapai Rp
10.200/liter. Dan mungkin hal ini membuat masyarakat cenderung berpikir lebih
rasional untuk menggunakan bensin yang lebih murah. Hanya dengan Rp 4.500/liter
yang disubsidi pemerintah sudah pasti membuat masyarakat memilih bensin jenis
premium ini.
Alhasil, dari foto-foto terbaru yang
beredar di media internet yang didapatkan di atas terlihat dari berbagai daerah
dan berbagai mobil mewah baik buatan Jepang hingga mobil buatan Eropa yang
masih nakal dan menggunakan bensin jenis premium ini.
Yang menjadi pertanyaan di sini,
apakah mereka benar-benar masyarakat kalangan menengah ke atas atau mereka
tidak paham secara teknis dampak pada mesin yang memiliki kompresi tinggi
apabila menggunakan bahan bakar beroktan rendah?
Beberapa hal yang harus dipahami bagi
mereka yang memiliki mobil saat ini adalah apabila Anda mampu membeli sebuah
mobil mewah pastikan Anda mampu untuk merawat kendaraan tersebut. Baik dari
service berkala hingga hal yang sepele yaitu kebutuhan minum dari mesinnya yang
tentu memerlukan bahan bakar beroktan di atas Ron 90 atau minimal Pertamax.
Jika Anda masih ingin menggunakan
bahan bakar bersubsidi sekiranya tidak membeli mobil mewah. Dan sebenarnya,
mobil kelas city car hingga small MPV seperti Honda Jazz, Toyota Yaris, Ford
Focus, Toyota Avanza, Nissan Grand Livina dan lain-lain sudah memiliki standar
bahan bakar yang harus digunakan yaitu bahan bakar non timbal atau minimal
Pertamax.
Sering kali mereka ini mengeluh mobil
baru kok mesinnya 'ngelitik' dan bahkan terasa boros. Nah, salah satu
penyebabnya itu juga karena kurang pahamnya penggunaan bahan bakar yang tepat
pada mobil mereka. Dan bahkan sering dijumpai mesin mobil mewah yang terus
mengkonsumsi Premium ini cepat mengalami kerusakan dan harus mengeluarkan biaya
lebih besar untuk perbaikan.
Jadi pahamilah pentingnya penggunaan
bahan bakar yang tepat sejak Anda membeli sebuah mobil. Apabila terjadi
kerusakan pada mobil kesayangan Anda karena hal ini, maka Anda sendiri yang
akan dirugikan bukan.
11:26 AM
Mohamad Rifqi
Posted in: 

0 komentar:
Post a Comment