Mesin
rongsokan atau “bangkai mesin” banyak terdapat di setiap kota besar, bahkan ada
bengkel khusus mesin rongsokan dan pedagang yang mengumpulkan mesin-mesin
rongsokan. Mesin-mesin rongsokan tersebut diambil, lalu dijual komponennya,
atau dihidupkan lagi untuk berbagai keperluan, antara lain sebagai berikut :
- Penggerak generator.
- Penggerak mesin penggiling padi.
- Penggerak mesin pembajak sawah.
- Penggerak pompa.
- Penggerak mobil.
Untuk
menghidupkan kembali mesin-mesin rongsokan tersebut, diperlukan pemahaman
seluk-beluk mesin secara mendalam. Urutan langkah untuk menghidupkan
mesin-mesin rongsokan sebagai berikut :
1. Untuk melihat kelengkapan komponen-komponen bagian dalam mesin, bongkarlah seluruh bagian dalam mesin. Kemudian, periksa satu per satu kelengkapannya. Untuk bisa mengetahui lengkap tidaknya komponen mesin, seseorang harus tahu persis konstruksi mesin yang sedang dibongkar.
2. Bersihkan setiap komponen dari kotoran dan karat yang menempel dengan menggunakan alat pembersih yang sesuai.
- Blok mesin dibersihkan dengan sikat kawat halus.
- Bagian dinding piston dibersihkan dengan ampelas halus. Permukaan pistonnya disekrap atau disikat dengan sikat kawat agar kerak-keraknya lepas.
- Lubang-lubang saluran oli dibersihkan dengan kawat, kemudian disemprot dengan udara bertekanan.
- Bekas prepat yang menempel disikat dengan sikat kawat.
- Elektroda busi dibersihkan dengan cara diampelas dengan ampelas besi atau dengan mesin spark plug cleaner, yakni mesin pembersih busi yang berfungsi untuk membersihkan elektroda busi dengan cepat. Mesin ini menggunakan listrik sebagai sumber tenaganya.
- Permukaan platina dibersihkan dengan ampelas atau kikir halus.
- Terminal-terminal yang berhubungan dengan kabel, seperti terminal koil, kunci kontak, motor starter, dan accu dibersihkan dengan ampelas.kemudian diolesi pelumas agar tidak cepat berkarat.
10:11 PM
Mohamad Rifqi

Posted in: 

0 komentar:
Post a Comment