Tutup radiator
berfungsi untuk menaikkan titik didih air pendingin dengan jalan menahan
ekspansi air pada saat air menjadi panas sehingga tekanan air menjadi lebih
tinggi daripada tekanan uadar luar.
Di samping itu pada sistem
pendinginan tetrutup, tutup radiator berfungsi untuk mempertahankan air
pendingin dalam sistem meskipun dalam keadaan dingin atau panas. Untuk maksud
tersebut tutup radiator dilengkapi dengan katup pengatur tekanan (relief valve)
dan katup vakum.
Konstruksi Tutup Radiator
Cara kerja katup-katup pada tutup
radiator adalah sebagai berikut:
Pada saat mesin
dihidupkan suhu air pendingin segera naik dan akan menyebabkan kenaikan volume
air sehingga cenderung keluar saluran pengisian radiator. Keluarnya air tersebut
ditahan oleh katup pengatur tekanan sehingga tekanan naik. Kenaikan tekanan
akan menaikkan titik didih air yang berarti mempertahankan air pendingin dalam
sistem. Bila kenaikan suhu sedemikian rupa sehingga menyebabkan kenaikan volume
air yang berlebihan, tekanan air akan melebihi tekanan yang diperlukan dalam
sistem. Karenya air akan mendesak katup pengatur tekanan untuk membuka dan air
akan keluar melalui katup ini ke pipa pembuangan. (Gambar A).
Pada saat suhu air
pendingin turun akan terjadi penurunan volume, yang akan menyebabkan terjadinya
kevakuman dalam sistem yang selanjutnya akan membuka katup vakum sehingga dalam
sistem tidak terjadi kevakuman lagi (Gambar B).
Sistem yang
menggunakan tangki reservoir, kevakuman akan diisi oleh air sehingga air dalam
sistem akan tetap (Gambar C). Bila sistem tidak menggunakan tangki reservoir
maka yang masuk adalah udara.
A B
C
3:06 PM
Mohamad Rifqi
Posted in: 

0 komentar:
Post a Comment